Karir Ibnu Sina sebagai ilmuan
Mengawali karirnya pertama Ibnu Sina mengikuti kiprah orang tuanya,yaitu membantu tugas-tugas Amir Nur bin Mansur, misalnya menyusun kumpulan pemikiran filsafat oleh Abu al-Husain al-Arudi.Sejarah serta perjalanan hidupnya dari segi keilmuan dapat dibagi menjadi dua fase yaitu:
Fase pertama
yaitu fase belajar
mengawali dari usia lima tahun hingga sepuluh tahun dalam mempelajari ilmu juga dasar Alquran
Fase Kedua
yaitu fase produktif, ketika berusia 21 tahun, Ibnu sina melakukan aktivitas produktif yaitu menghasilkan karya-karya. Ibnu sina mengarang kitab-kitab tentang metafisika,logika,kedokteran,psikologi dan fisika.
Dalam sejarah kehidupannya,ibnu sina dikenal sebagai ilmuan yang sangat produktif dalam menhasilkan berbagai karya buku.Buku-buku karangannya hampir meliputi seluruh cabang ilmu pengetahuan.Adapun karya-karyanya sebagai berikut:
Kitab Qanun fi al-thib
merupakan karya Ibnu sina dalam bidang kedokteran.BUku ini pernah menjadi salah satu rujukan dalam bidang kedokteran di Eropa selama kurang lebih lima abad.Buku ini merupakan ikhtisar pengobatan Islam.
Kitab As-syifa
merupakan karya Ibnu sina dalam bidang filsafat.Kitab ini berisikan tentang uraian filsafat dengan segala aspeknya.
Kitab An-Najah
merupakan kitab tentang ringkasan dari kitab As-syifa,kitab ini ditulis oleh Ibnu sina untuk para pelajar yang ingin mempelajari dasar-dasar ilmu hikmah,selain itu buku ini juga secara lengkap membahas tentang pemikran Ibnu sina tentang Ilmu jiwa.